Loading...

Pasang Iklan

6282313419349

Kontak Kami

info@jogjajogja.id

6282313419349

Jejak Kemewahan Wong Kalang Kotagede Jogja

Administrator 26th Jan, 2026 Berita 97 View
blog
  • Sumber Foto : Web Kundha Kabudayan DIY

Omah Kalang menjadi satu spot yang sedikit berbeda dari spot-spot ikonik di kotagede pada umumnya. Komplek perumahan mewah nan megah yang berada di pinggiran kotagede ini terlihat kontras dari gang-gang sempit atau jalanan yang tertata rapi khas kotagede lainnya. Bangunan dengan gaya Jawa-Eropa ini berdiri bukan dari orang-orang terpandang. Omah Kalang menjadi bukti bahwa kebersamaan yang disertai keahlian bisa menciptakan kemapanan.

Penghuni Omah Kalang, seperti nama kompleknya, adalah Wong Kalang. Sebuah kelompok yang dibatasi (dipagari/dikalangi) masyarakat karena ketidakpatuhan mereka pada norma dan aturan masyarakat beragama pada umumnya di masa itu. Kelompok ini hidup berpindah-pindah (nomaden) di hutan Jawa (Jawa Tengah-Timur) hingga suatu waktu Sultan Agung memobilisasi mereka untuk pindah ke Jogja dan menempatkan mereka dalam satu tempat di dekat ibukota kesultanan.

Baca juga: 5 Kedai Kopi Pagi di Jogja untuk Kaum Morning Person

Kemudahan memungut pajak menjadi salah satu faktor Wong Kalang diberikan tempat tinggal pada masa itu. Tetapi itu bukan satu-satunya alasan Sultan Agung menempatkan mereka di dekat ibukota kesultanan. Meski hidup berpindah-pindah dan keluar-masuk hutan, Wong Kalang memiliki keahlian dalam mengolah kayu. Dengan keahlian itulah mereka diberikan tugas membangun bangunan keraton dan membuat moda transportasi dan logistik untuk kebutuhan perang.

Wong Kalang secara tidak langsung hanya dimanfaatkan keraton untuk membuat sesuatu. Jika tidak ada kebutuhan, Wong Kalang dibiarkan begitu saja dan tetap dibatasi. Kehidupan yang dibatasi tersebut memacu mereka untuk lebih mengandalkan keahlian mereka dalam mengolah sesuatu menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Dengan keahlian tersebut Wong Kalang mulai menguasai industri kerajinan kayu, hingga perak di Jogja dan membawa mereka pada kemapanan.

Ingin mencari lebih banyak informasi seputar Jogja? Kunjungi website jogjajogja.id dan Instagram jogjajogjaid


  • avatar
    Author
    Administrator

    admin@jogjajogja.id